Sosial Budaya

KEMELUT KAUM LUTH, BERAKIBAT MAUT, KEMELUT KAUM OMNIVORA BERAKIBAT BENCANA DI MANA-MANA

Oleh. Hb. IDRUS AL-HAMID
Suara Minor Cendekia Poros INTIM

Nabi Luth merupakan anak dari saudara Nabi Ibrahim. Setelah menerima risalah kenabian, Nabi Luth memiliki tugas untuk berdakwah pada kaum Sodom, kaum yang mendiami wilayah bernama Kan’an atau disebutkan dalam riwayat lain adalah kawasan Yordania. Kaum Luth, dalam berbagai riwayat dijelaskan telah melakukan perbuatan yang melampaui batas. Mereka meng-eliminir eksistensi manusia yang ditetapkan berpasang-pasangan yang pada puncaknya Allah murka dan mendatangkan bala dan bencana tak ada tara.

‘Kaum OMNIVORA’ {bc. Pemakan Segalanya}, saat ini merajalela dimana-mana, mereka tampil menghalalkan segala cara untuk menguasai sumber-sumber kapital, sekalipun itu bantuan sosial dijarah pula. Sejarah terkesan berulang, saat zaman kolonial orang kerja karena dipaksa, sementara saat ini setiap individu terpaksa kerja apa saja demi kelangsungan hidup dan masa depan setiap Anak Negeri. Saat yang sama, ‘Kaum Omnivora’ melancarkan berbagai tipu muslihat untuk menambah pundi-pundi dinar tanpa belas kasihan. Manusia dianggap sebagai modal yg dapat dijadikan sumber pendapatan. Theodore W.Schultz (1961) mengatakan bahwa baik pengetahuan dan ketrampilan adalah bentuk modal yang dapat digunakan sebagai investasi.

Jika suasana sebagaimana tersebut di atas dibiarkan, makan jangan heran kalau terjadi bencana di mana-mana. Dan bencana akan memperlebar kesenjangan sosial antara miskin dan kaya, antara ‘Kaum Omnivora’, ‘Naga Merah’ dan rakyat jelata yang diam seribu bahasa. Jika demikian adanya sudah sepantasnya di negeri tercinta Nusantara hadir Kaum Muda gagah perkasa menyuarakan yang Hak dan meninggalkan yang Hoaks. Karena yang Hak tidak bisa berubah menjadi Hoaks. Untuk itu jangan pernah mau menari dengan suara gendang ‘Kaum Omnivora’ karena akan hina pada akhirnya. (*)

Jayapura, 22/01/2021
By. Si Hitam Manis Pelipur Lara, menggugah dalam bejana

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *